breaking news New

7 Museum Terbaik di New York yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Amerika

7 Museum di Amerika 7 Museum di Amerika

Ada banyak fasilitas budaya di New York, tapi tidak ada yang dapat membandingi jumlah dan keragaman museumnya. Bahkan setiap institusi memiliki tempat sendiri, seperti sains, seni, sejarah, dan masih banyak lagi.

Selain itu, ada juga museum yang berfokus pada kategori tertentu, misalnya ensiklopedis, fotografi, film, arsitektur, dan transportasi.

Dari sekian banyak tempat, berikut ini daftar museum terbaik New York yang diakui dunia.

Museum of Modern Art

Museum of Modern Art (MoMA) memiliki koleksi seni kontemporer terbesar di Amerika Serikat. Inilah tempat favorit bagi penggemar karya modern, seperti Frida Kahlo, Picasso, dan Paris Avant-Grade.

Apabila mengunjungi New York saat musim panas, jangan sampai melewati pesta seni mingguan dan live musik di Long Island, Queens.

Festival bertajuk Warm Up ini digelar di halaman MoMA. Pengunjung dapat menyaksikan penampilan musisi yang luar biasa dan pertunjukan seni eksklusif secara langsung.

American Museum of Natural History

American Museum of Natural merupakan tempat favorit bagi para paleontologi. Institusi yang berusia 150 tahun ini dianggap sebagai permata bagi warga New York dan turis seluruh dunia.

Paus raksasa sepanjang 94 kaki tergantung di atas Hall of Ocean Life. Tidak hanya itu, T-Rex dan puluhan dinosaurus lainnya terpajang di Hall of Saurischian.

Biasanya orang dewasa lebih tertarik pada Allison and Roberto Mignone Halls of Gems and Minerals, disini terdapat 5000 lebih batu permata dan mineral yang diambil dari 98 negara.

The Frick

Jangan salah, di New York turis juga dapat mempelajari sejarah seni Eropa, tepatnya di The Frick. Lukisan old master, serta seni rupa dan dekoratif terpajang di seluruh penjuru ruangan.

Institusi ini didirikan oleh Henry Clay Frick pada tahun 1935, menampilkan karya dari seniman terkenal Eropa, seperti Rembrandt, Goya, dan Vermeer.

Koleksi dipindah ke Frick Madison di Madison Avenue untuk sementara waktu. Hal ini karena Henry Clay Frick House sedang direnovasi, diperkirakan selesai pada tahun 2023.

Guggenheim

Berkat karya mengesankan dari Frank Lloyd Wright, Guggenheim menjadi tempat paling favorit. Institusi ini sempat trending di sosial media, banyak orang membahas desain modernnya yang keren, baik luar maupun dalam.

Siapa tidak terkesan dengan jalan spiral yang mengarah ke jendela atap? Menghasilkan cahaya terang indah dan memanjakan mata.

Begitu memasuki ruangan, perjalanan dimulai dari pintu masuk dan turun melalui jalan melingkar. Guggenheim memiliki koleksi lukisan dan pahatan, serta terdapat atrium besar. Masterpiece di tempat ini tentu saja karya seniman Marina Abromovic dan Jean-Michel Basquiat.

Selain itu, Guggenheim juga menyimpan koleksi arsitektur yang menakjubkan.

Whitney Museum of American Art

Whitney merupakan museum utama di New York yang menampilkan seniman Amerika, seperti Edward Hopper dan Mickalene Thomas.

Di dunia seni, museum ini paling dikenal dengan Whitney Biennial, pameran seniman Amerika yang diadakan dua tahun sekali. Awalnya acara ini kurang begitu, terkenal, tapi mulai naik daun beberapa tahun terakhir. Tahun 2022 ini bertepatan dengan peringatan 80 tahun Biennial survei.

Berlokasi di Meatpacking District museum, membuat tempat ini ideal untuk dijelajahi karena berdekatan dengan Pastis dan High Line.

Met Cloisters

Apabila ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota untuk menghirup udara segar, Met Cloisters adalah tempat yang tepat. Terletak di Fort Tryon, puncak gunung Manhattan.

Museum ini menyimpan koleksi seni dan arsitektur karya seniman Eropa abad pertengahan, salah satu contohnya tujuh permadani rumit yang menampilkan unicorn misterius.

Beberapa sumber mengatakan karya tersebut dirancang di Paris, dan disumbangkan pada tahun 1937. Terdapat huruf "A" dan "E" yang menyebar di beberapa ruangan, tidak ada yang tahu pasti maknanya.

Banyak teori bermunculan, makhluk mitos tersebut memiliki arti di abad pertengahan. Ada pula yang mengartikan kejahatan di zaman dahulu kemudian dituang dalam seni.

Tenement Museum

Salah satu museum unik di New York, Tenement Museum melestarikan dua rumah petak di Lower East Side. Di tempat ini, pengunjung didampingi pemandu untuk berkeliling.

Tenement Museum merupakan pembangunan ulang dari rumah penduduk pada tahun 1860-an dan 1980-an. Bangunan ini mampu menampung 15.000 orang.

Selain itu, ada juga tur keliling di sekitar museum yang menampilkan rumah bagi imigran selama beberapa abad terakhir.

Liburan ke Amerika jangan sampai melewatkan wahana-wahana ini. Tidak hanya cuci mata dan menambah pengetahuan, museum bisa menjadi tempat mencari ide baru.